Broken Beach Nusa Penida, Spot Menarik dan Melegenda

Broken Beach atau lebih dikenal masyarakat local dengan sebutan Pasih Uug berarti Pantai yang Rusak. Dibalik nama rusak tersebut tersimpan keindahan alam yang luar biasa. Broken beach sendiri berlokasi di Dusun Sompang, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida. Dari Pelabuhan penyeberangan Banjar Nyuh, bisa ditempuh kira-kira 45 menit dengan kendaraan bermotor. Kondisi jalan menuju Broken Beach masih berupa jalan tanah, tetapi pemerintah kabupaten klungkung sudah mengutamakan jalan menuju objek wisata broken beach ini segera di aspal. Hal ini sudah terlihat berbagai material kerikil di sepanjang jalan menuju broken beach.

Broken Beach Nusa Penida

Keindahan alam di Broken beach tergolong sangat indah dan menarik. Tebing karang yang terjal setinggi 200 meter dengan pemandangan air laut yang biru memikat hati para wisatawan. Uniknya broken beach berbentuk lubang raksasa dengan kolam air laut di dalamnya. Ombak air laut dapat masuk dan keluar kolam raksasa ini melalui tebing berlobang menyerupai jembatan, lubang ini langsung menuju laut lepas. Wisatawan biasanya mengabadikan moment wisata mereka dengan berfoto ria menghadap lubang raksasa secara langsung.

Kadang-kadang wisatawan dapat menyaksikan ikan pari manta dari atas tebing. Ikan ini biasa berenang disekitar tebing broken beach. Selain itu wisatawan juga akan dimanjakan dengan deburan ombak dan juga gugusan pulau-pulau kecil dari kejauhan.

Broken Beach Area

Menurut cerita masyarakat lokal yang beredar, terdapat sebuah legenda tentang broken beach ini sendiri. Diceritakan jaman dulu ada sebuah desa namanya Telaga Sakti. Masyarakat Desa Telaga Sakti tidak sengaja membunuh seekor ular ketika membuat alat untuk bercocok tanam. Ternyata ular tersebut peliharaan seseorang dengan perawakan kerdil yang mengaku sedang mencari sapi yang hilang. Untuk menguji masyarakat Telaga Sakti, orang kerdil tersebut menancabkan sebuah lidi dari daun kelapa. Masyarakat Telaga Sakti diminta untuk mencabut Lidi tersebut, untuk membuktikan bahwa mereka tidak menemukan sapi yang hilang. Ternyata tidak seorangpun dari masyarakat Telaga Sakti yang berhasil mencabutnya. Kemudian orang kerdil tersebut mencabut lidi tersebut, seketika lidi tersebut tercabut dan menyebabkan bencana yang besar berupa tenggelamnya desa Telaga Sakti tersapu air laut. Konon berdasarkan cerita tersebut terbentuklah Pasih Uug (Broken Beach) yang berarti laut yang rusak.

Share this :
Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *